<span data-metadata="">Keterampilan Advokasi
Ide Kunci :
<span data-metadata="">Strategi advokasi, bentuk advokasi, tahapan-tahapan advokasi, praktik advokasi dengan beragam isu terkait hak - hak kesehatan seksual dan reproduksi, pengertian negosiasi dan aksi, pentingnya melakukan negosiasi dan aksi, bentuk - bentuk negosiasi dan aksi, praktik negosiasi dan aksi
<span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan pembelajaran :
- Menjelaskan strategi dan tahapan-tahapan advokasi
- Menggambarkan bentuk advokasi
- Melakukan praktik advokasi
- Memberikan umpan balik terhadap praktik advokasi yang dilakukan peserta
- Menjelaskan pengertian negosiasi dan aksi
- Menyebutkan pentingnya melakukan negosiasi dan aksi
- Menggambarkan karakteristik komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif dan tidak efektif
- Melakukan praktik negosiasi dan aksi dalam isu HKSR
<span data-metadata="">Output :
- Memahami dan dapat mempraktikkan strategi dan tahapan advokasi
- Menerapkan komunikasi yang efektif dalam konteks advokasi, termasuk aspek verbal dan nonverbal
- Menguasai teknik negosiasi dan aksi dalam isu HKSR
- Mampu merencanakan dan melaksanakan langkah - langkah advokasi serta memberikan umpan balik yang konstruktif terhadap praktik advokasi
<span data-metadata="">Alat & Bahan:
- Kertas Plano
- Sticky Note/Metaplan
- Spidol
- Lakban Kertas
<span data-metadata="">Metode:
<span data-metadata="">Luring / Tatap muka.
- Ceramah interaktif: Menjelaskan teori advokasi, negosiasi, dan aksi.
- Diskusi Kelompok: Peserta dibagi dalam kelompok untuk mendiskusikan strategi advokasi yang relevan dengan isu HKSR.
- Simulasi Praktik: Melakukan praktik advokasi dan negosiasi melalui studi kasus dan role-play.
- Umpan Balik: Memberikan umpan balik terhadap praktik advokasi peserta.
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Langkah - Langkah Sesi
Kegiatan Awal (10 Menit)
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan: Membangun suasana (state of mind)
<span data-metadata="">Langkah-langkah
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">1. Menjelaskan tujuan sesi.
2. Berdiri di depan, ucapkan kalimat pembukaan yang positif
3. Ajukan beberapa pertanyaan sederhana untuk memancing perhatian peserta.
4. Misalnya, “Apa kabar semuanya?
5. Mulai dengan memaparkan analogi advokasi dengan cerita penyelengaraan Festival Makanan di Taman Kota (lampiran)
Kegiatan Inti (130 Menit)
<span data-metadata="">Analisa Kasus (20 Menit)
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan:
- Mampu melakukan analisa kasus sesuai dengan isu yang dibahas secara komprehensif untuk menemukan proses alur
- Menunjukkan bahwa satu tujuan besar hanya bisa dicapai melalui beberapa sasaran antara
<span data-metadata="">Langkah-langkah
- Menunjukkan bahwa satu tujuan besar hanya bisa dicapai melalui beberapa sasaran antara
- Peserta diminta untuk membentuk kelompok sebanyak 4 – 5 kelompok (sesuaikan dengan total jumlah peserta agar tidak melebihi 10 orang per kelompoknya)
- Minta peserta berkumpul duduk melingkar dalam kelompok masing-masing.
- Bagikan lembar kasus mengenai isu. (Pada prinsipnya isu apapun bisa digunakan, namun yang terbaik adalah yang relevan dengan tujuan pelatihan)
- Jelaskan bahwa kasus ini mengandung komponen dan peserta diminta mengidentifikasi komponen tersebut sesuai pertanyaan yang ada di lembar kasus
- Persilakan peserta membahas kasus dalam kelompok dan merumuskan pendapat mereka.
- Setiap pertanyaan (yang ada di lembar kasus) bisa lebih dari jawaban. Setiap jawaban ditulis dalam selembar kertas Sticky Note/Metaplan oleh kelompok (bukan perorangan)
- Usahakan tulisan cukup besar untuk bisa dibaca dari jarak 2 meter. Minta peserta merumuskan tiap jawaban dalam kalimat pendek (3-5 kata/lembar Sticky Note/Metaplan)
- Setelah selesai, minta mereka menempelkan jawaban dalam bentuk bagan proses di tempelkan di dinding.
<span data-metadata="">Presentasi Kelompok (10 menit)
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan: Memperluas wacana/pandangan dari berbagai perspektif.
<span data-metadata="">Langkah-langkah
- Bawa semua peserta mendekati bagan metaplan kelompok 1, persilakan kelompok 1 menjelaskan bagan metaplan mereka.
- Persilakan kelompok lain mengomentari.
- Catat komentar kelompok lain dan tanggapan kelompok.
- diulangi proses yang sama untuk kelompok berikutnya.
- Jelaskan bahwa kasus ini mengandung komponen dan peserta diminta mengidentifikasi komponen tersebut sesuai pertanyaan yang ada di lembar kasus
- Ajak peserta ke bentuk pleno, paparkan rangkuman catatan dan bagikan salinan kepada peserta.
- Jelaskan bahwa tidak ada benar salah pada sesi ini.
<span data-metadata="">Bagan Arus Advokasi (20 Menit)
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan: Memahami kerangka kerja advokasi secara lengkap
<span data-metadata="">Langkah-langkah
- Awali dengan pertanyaan pemandu “Saya baru pertama kali datang, ke suatu kota dan jika ingin pergi ke salah satu wisata, bagaimana caranya? ajak peserta menjawab sebanyak tiga kali dan catat di flipchart lalu ucapkan terimakasih.
- Tanyakan pada peserta “Hadirin sekalian, sekarang ada tiga jalan menuju tempat wisata. Yang manakah yang paling cepat?” Catat jawaban peserta, tandai di flipchart. Tanyakan “Kalau yang paling indah pemandangannya, jalan yang mana?”. Catat jawaban peserta, tandai di flipchart. Tanyakan “Jalan mana yang paling murah biayanya?”. Catat jawaban peserta, tandai di flipchart.
- Bahas “Kita bisa lihat bahwa untuk mencapai satu tujuan yang sama, ada beberapa jalan menuju ke sana. Masing-masing meminta biaya yang berbeda, memberi pemandangan yang berbeda dan memerlukan waktu yang berbeda. Seperti itu pula advokasi.
- Tampilkan Bagan advokasi terpadu
- Jelaskan “Dalam advokasi, satu tujuan yang sama, misalnya perubahan kebijakan publik, dapat dicapai melalui berbagai cara, contoh lobi. Lobi memerlukan lima aktivitas, tiap aktivitas dilakukan oleh dua stakeholder, satu stakeholder menjadi pelaku aktivitas, yang lain menjadi sasarannya.”
- Jelaskan “tujuan akhir advokasi yaitu perubahan situasi dicapai melalui lima sasaran antara sesuai yang ada di bagan”.
<span data-metadata="">Penjelasan lini advokasi (20 menit)
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan: Instrumen Advokasi Remaja
<span data-metadata="">Keterampilan Lobby Efektif (60 Menit)
<span data-metadata="">Langkah-langkah
- Menjelaskan tujuan sesi
- Proses komunikasi dalam mempengaruhi kebijakan publik Jelaskan adanya tiga lini advokasi yang perlu dilibatkan secara bersama agar proses advokasi tercapai
- Lini legislatif (mendorong terciptanya payung hukum)
- Lini eksekutif (mendorong perubahan tata laksana sesuai produk hukum)
- Lini sosial mobilisasi masyarakat (mengubah perilaku masyarakat agar sesuai dengan produk hukum)
- Peserta diminta untuk membentuk kelompok sebanyak 4 – 5 kelompok (sesuaikan dengan total jumlah peserta agar tidak melebihi 10 orang per kelompoknya)
- Dari soal cerita sebelumnya diskusikan dan di tulis di kertas plano terkait
-
Siapa saja yang dapat dikatakan sebagai tokoh
utama?
(Buatkan Langkah-langkah apa yang bisa di lakukan oleh tokoh utama sesuai Proses Komunikasi Dalam Mempengaruhi Kebijakan Publik)
<span data-metadata="">Langkah-langkah eksekusi
- Setiap kelompok bergantian mempersentasikan hasil diskusi
- Persilakan kelompok lain mengomentari.
- Catat komentar kelompok lain dan tanggapan kelompok.
- Diulangi proses yang sama untuk kelompok berikutnya.
- Ajak peserta ke bentuk pleno, paparkan rangkuman catatan dan bagikan salinan kepada peserta.
- Jelaskan bahwa tidak ada benar salah pada sesi ini
- Lalu jelaskan materi LOBI EFEKTIF
Kegiatan Penutup (60 Menit)
<span data-metadata="">Sosialisasi dan Publikasi (60 Menit)
<span data-metadata="">Langkah-langkah
- Menjelaskan tujuan sesi
- Memahami Sosialisasi & Publikasi (Advokasi pada pembuatan opini dan media sosial)
- Peserta diminta untuk membentuk kelompok sebanyak 4 – 5 kelompok (sesuaikan dengan total jumlah peserta agar tidak melebihi 10 orang per kelompoknya)
- Dari soal cerita sebelumnya diskusikan dan di tulis di kertas plano terkait
- Setiap kelompok membuat Gambaran kerangka advokasi di media sosial terkait kasus di atas yang informatif dan menarik. Contohnya : Penulisan berita terkait isu di atas.
- Menekan pembuat kebijakan / pemerintah agar segera mengeluarkan instrumen yang diperlukan Menyadarkan / meyakinkan berbagai pihak bahwa “BENAR ADA MASALAH” dan sekaligus memberikan informasi tentang besaran (cakupan dan kedalaman masalah) “MEM-BLOW UP” pendapat para pembuat opini terhadap masalah tersebut.
<span data-metadata="">Langkah-langkah eksekusi
- Setiap kelompok bergantian mempersentasikan hasil diskusi
- Persilakan kelompok lain mengomentari.
- Catat komentar kelompok lain dan tanggapan kelompok.
- Diulangi proses yang sama untuk kelompok berikutnya.
- Ajak peserta ke bentuk pleno, paparkan rangkuman catatan dan bagikan salinan kepada peserta.
- Jelaskan bahwa tidak ada benar salah pada sesi ini
- Lalu jelaskan materi SOSIALISASI & PUBLIKASI
- Diskusi dan Kesimpulan