<span data-metadata="">Kemitraan Remaja Bermakna
Ide Kunci :
<span data-metadata="">Pengertian pelibatan remaja bermakna, pentingnya pelibatan remaja, bentuk-bentuk pelibatan remaja, studi kasus pelibatan remaja, tiga tingkatan: participation, engagement, dan partnership, kemitraan remaja dan orang dewasa
<span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan pembelajaran :
- Menjelaskan pentingnya pelibatan remaja bermakna
- Mengidentifikasi bentuk-bentuk pelibatan remaja, termasuk menjelaskan perbedaan participation, engagement, dan partnership
- Menjabarkan upaya-upaya dalam melibatkan remaja dalam organisasi
- Mengidentifikasi posisi remaja saat ini berdasarkan kerangka yang ada
- Menjelaskan contoh-contoh kemitraan remaja dan orang dewasa.
<span data-metadata="">Output :
- Peserta mampu menjelaskan konsep pelibatan remaja yang bermakna dan mengapa hal ini penting dalam konteks pengembangan individu, organisasi, dan masyarakat.
- Peserta mampu menggunakan kerangka flower of participation untuk mengevaluasi posisi atau tingkat pelibatan remaja saat ini di organisasi atau komunitas mereka.
- Peserta mampu memberikan contoh nyata tentang bagaimana remaja dan orang dewasa dapat bekerja sama sebagai mitra setara, serta memahami prinsip-prinsip yang mendasari kemitraan tersebut.
<span data-metadata="">Alat & Bahan:
- Kertas Plano
- Sticky Note
- Spidol
- Lakban Kertas
<span data-metadata="">Metode:
<span data-metadata="">Luring (Diskusi Interaktif dan Presentasi)
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Langkah - Langkah Sesi
Kegiatan Awal
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">1. Peserta diminta untuk membentuk kelompok sebanyak 4 – 5 kelompok (sesuaikan dengan total jumlah peserta agar tidak melebihi 10 orang per kelompoknya)
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">2. Masing – masing kelompok mendiskusikan pertanyaan berikut selama 15 menit:
- Apa gerakan remaja yang kamu ketahui, jelaskan apa perubahan yang terjadi?
- Mengapa remaja perlu dilibatkan dalam pengembangan program Kesehatan reproduksi dan seksual di Indonesia?
- Sebagai remaja, saat kapan kamu merasa keterlibatanmu bermakna?