<span data-metadata=""><span data-buffer="">Riset Aksi (Action Research)
Ide Kunci :
<span data-metadata=""><span data-buffer="">Pengertian riset aksi, pentingnya melakukan riset aksi, contoh riset aksi, praktik pembuatan riset aksi
<span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan pembelajaran :
- Menjelaskan pengertian riset aksi
- Menunjukkan pentingnya melakukan riset aksi dan contoh-contoh hasil riset aksi.
- Melakukan praktik pembuatan riset aksi terkait isu HKSR.
<span data-metadata="">Output :
- Peserta memahami konsep dan pentingnya riset aksi.
- Peserta mampu mengidentifikasi masalah komunitas.
- Peserta dapat membuat rencana riset aksi.
<span data-metadata="">Alat & Bahan:
- Media Presentasi: Slide presentasi. Handout modul (dalam bentuk cetak). Poster diagram siklus riset aksi.
- Alat Bantu: Kertas flipchart atau papan tulis. Spidol, sticky notes, dan kertas A4. Laptop dan proyektor (opsional).
<span data-metadata="">Metode:
<span data-metadata="">-Diskusi interaktif: Membahas teori dan pengalaman peserta.
-Simulasi/role play: Praktik langsung melalui studi kasus.
-Kerja kelompok: Membentuk tim kecil untuk menyelesaikan tugas bersama.
-Presentasi kelompok: Membagikan hasil kerja untuk saling belajar.
-Refleksi terarah: Mengidentifikasi pembelajaran dari praktik.
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Langkah - Langkah Sesi
Kegiatan Awal (30 Menit)
<span data-metadata="">Langkah-langkah
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">1. Sesi Pertama:
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Fasilitator melakukannya seperti:
- Fasilitator menyampaikan salam kepada peserta sambil memperkenalkan diri sambil menanyakan kabar peserta.
- Fasilitator lalu mengajak peserta untuk saling memperkenalkan. Peserta diminta berpasangan lalu setiap orang harus menjelaskan 3 hal tentang teman pasangannya (nama, film yang disukai, makanan yang tidak disukai).
- Fasilitator lalu mengajak peserta untuk saling memperkenalkan. Peserta diminta berpasangan lalu setiap orang harus menjelaskan 3 hal tentang teman pasangannya (nama, film yang disukai, makanan yang tidak disukai).
- Fasilitator menjelaskan tujuan dari sesi ini untuk menjelaskan pengertian dan pentingnya dari riset aksi.
- Fasilitator memberikan apresiasi untuk respon peserta. “Wah menarik sekali ya pendapat/pengalaman teman-teman sekalian. Nah sekarang kita akan belajar dan saling berbagi tentang salah satu jenis riset/penelitian, yaitu Riset Aksi atau Action Research.
- Fasilitator menggunakan slide presentasi untuk menjelaskan tentang definisi dan pentingnya riset aksi.
- Setelah memaparkan slide presentasi, fasilitator mempersilahkan peserta untuk bertanya jika ada hal yang belum difahami. Lalu mengajak peserta untuk berdiskusi "Kenapa riset aksi penting? Misalnya, bagaimana jika kita bisa memahami hambatan remaja di sekitar kita dalam mengakses informasi HKSR dan mencari solusinya bersama-sama?"
- Fasilitator menyimpulkan diskusi dengan menekankan "Riset aksi adalah pendekatan yang menggabungkan riset dan tindakan untuk menciptakan perubahan nyata. Salah satu karakteristik utamanya adalah sifatnya yang partisipatif."
- "Jadi, hari ini kita belajar bahwa riset aksi adalah pendekatan untuk memecahkan masalah dengan melibatkan semua pihak. Apakah teman-teman masih ada yang ingin bertanya sebelum kita lanjut ke sesi berikutnya?"
Kegiatan Inti (30 Menit)
<span data-metadata="">Langkah-langkah
<span data-metadata="">2. Sesi Kedua:
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Fasilitator melakukannya seperti:
- Fasiliator akan membagi peserta ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3-4 orang
- Fasilitator menjalaskan bahwa agenda sesi ini,” Teman-teman, pada sesi ini kita akan berdiskusi dalam kelompok”.
- Fasilitator membagikan handout studi kasus kepada peserta. https://docs.google.com/document/d/14SvWI4kPh046ewXLT8xiamLXwkCgZ7P4Iw5QIzTLwAE/edit?tab=t.0
- Fasilitator menjelaskan kepada peserta "Berikut adalah studi kasus tentang hambatan remaja dalam mengakses informasi HKSR. Silakan teman-teman baca dan diskusikan dalam kelompok. Fokus pada tiga pertanyaan: 1. Apa masalahnya, 2. Siapa pihak yang terlibat, dan 3. Apa solusi yang mungkin?"
- Setelah peserta selesai mengisi handout, fasilitator menggali pengalaman peserta dengan bertanya, "Sekarang, coba pikirkan masalah di komunitas kalian yang relevan dengan HKSR. Apakah ada isu serupa yang kalian alami atau perhatikan?"
- Pendapat peserta tuliskan pada kertas plano/flipchart
- Setelah semua peserta sudah mengungkapkan pendapatnya, fasilitator menyimpulkan hasil sesi kedua. "Terima kasih atas diskusinya. Masalah yang kalian temukan ini akan menjadi dasar untuk rencana riset aksi yang akan kita bahas nanti."
- Fasilitator membagikan template rencana aksi. "Berikut adalah template rencana riset aksi. Mulailah dengan mengisi masalah, tujuan, langkah-langkah, dan metode pengumpulan data."
- Fasilitator memandu peserta untuk menyusun rencana berdasarkan masalah yang telah mereka identifikasi. "Yang perlu teman-teman perhatikan, rencana teman-teman harus sederhana dan realistis untuk diterapkan."
- Fasilitator meminta kelompok untuk mulai berdiskusi dan mengisi template rencana riset aksi yang telah disiapkan selama 10 menit
- Fasilitator meminta kelompok mempraktikkan satu langkah dari rencana mereka dalam simulasi melalui bermain peran selama 20 menit. Peserta bebas memilih langkah mana saja.
- "Sekarang, pilih satu langkah dari rencana kalian dan lakukan simulasi. Misalnya, jika kalian merencanakan wawancara, coba praktekkan cara bertanya dengan peserta lain."
- Fasilitator memberikan umpan balik dengan meminta peserta untuk mengungkapkan pengalaman dan tantangan yang dialami selama bermain peran selama 5 menit. "Bagaimana rasanya menjalankan langkah ini? Apa tantangan yang kalian temui?"
- Fasilitator meringkas hasil simulasi. "Simulasi ini adalah gambaran kecil dari bagaimana riset aksi dilakukan. Nantinya, kita bisa menyempurnakan rencana kita berdasarkan pengalaman ini."
Kegiatan Penutup (30 Menit)
<span data-metadata="">Langkah-langkah
<span data-metadata="">3. Sesi Ketiga:
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Fasilitator melakukannya seperti:
- Fasilitator meminta peserta untuk mereview sesi sebelumnya. “Teman-teman, siapa yang bisa menjelaskan tahapan-tahapan dalam riset aksi?
- Fasilitator mengajak setiap kelompok mempresentasikan hasil simulasi mereka. "Sekarang, setiap kelompok bisa berbagi hasil dari rencana dan simulasi mereka. Apa yang berhasil dan apa yang bisa ditingkatkan?" Setiap kelompok diminta presentasi masing-masing 5 menit.
- Fasiliator memfasilitasi diskusi tentang pelajaran yang didapat. “Teman-teman bisa menanggapi hal apa yang belum jelas dan atau pun sudah baik dari presentasi kelompok lain”.
- Setelah setiap kelompok sesi presentasi, fasilitator bertanya, "Dari pengalaman kalian, apa pelajaran terbesar tentang riset aksi?"
- Fasilitator meringkas seluruh materi dan proses pelatihan. "Kita telah mempelajari banyak hal tentang riset aksi. Ini adalah alat yang bisa kalian gunakan untuk menciptakan perubahan di komunitas."
- Fasilitator memberikan motivasi untuk mengaplikasikan riset aksi di komunitas/cabang masing-masing. "Ingat, riset aksi bukan tentang kesempurnaan, tapi tentang belajar dari tindakan untuk membuat perbedaan."
-
Fasilitator menutup sesi dengan memberikan games sederhana dan contoh laporan riset aksi untuk menguatkan pemahaman peserta.
-https://docs.google.com/document/d/1stm-Q6sJJa-apEy8R5eRvxpE8iylGMoTo7WnmEuc0ro/edit?tab=t.0