<span data-metadata=""><span data-buffer="">GEDSI (Gender Equality, Disability, Social Inclusion) Dasar
Ide Kunci :
<span data-metadata=""><span data-buffer="">Pengertian GEDSI, pentingnya memiliki pemahaman GEDSI, permasalahan terkait GEDSI di Indonesia, studi kasus GEDSI, perencanaan program remaja yang berperspektif GEDSI, Klarifikasi Nilai.
- Definisi Gender Equality, Disability, Social Inclusion (kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial).
- Dasar hukum penerapan GEDSI di level internasional, nasional, dan lokal.
- Faktor-faktor yang pengaruhi implementasi GEDSI
- Implementasi GEDSI di level kebijakan, program, dan komunitas.
- Praktik baik penerapan isu GEDSI di organisasi atau negara lain.
- Analisis situasi gap antara kebijakan dan implementasi GEDSI
- Interseksionalitas: pengertian interseksionalitas, pentingnya interseksionalitas, bentuk-bentuk interseksionalitas, latihan implementasi interseksionalitas
<span data-metadata=""><span data-buffer="">Tujuan pembelajaran :
- Menyebutkan pengertian kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial.
- Menjelaskan pentingnya memiliki pemahaman yang tepat terkait GEDSI.
- Menunjukkan bagaimana penerapan GEDSI di Indonesia
- Mengidentifikasi masalah-masalah terkait isu GEDSI dan perencanaan program yang berperspektif GEDSI
- Merefleksikan nilai-nilai pribadi dalam konteks GEDSI.
- Menjelaskan definisi Gender Equality, Disability, Social Inclusion (kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial).
- Menyebutkan dasar hukum penerapan GEDSI dih. level internasional, nasional, dan lokal.
- Menjelaskan Implementasi GEDSI di level kebijakan, program, dan komunitas.
- Menunjukkan praktik baik penerapan isu GEDSI di organisasi atau negara lain.
- Menjelaskan pengertian interseksionalitas, bentuk-bentuk inteseksionalitas dan implementasinya.
<span data-metadata="">Output :
- Untuk menciptakan masyarakat yang adil dan inklusif.
- memahami stigma dan diskriminasi pada isu GEDSI dan interseksionalitas.
- remaja memahami konteks GEDSI
<span data-metadata="">Alat & Bahan:
- Media Presentasi: PowerPoint
- kertas plano dan Spidol
<span data-metadata="">Metode:
<span data-metadata="">-Paparan dan Diskusi
-Umpan balik
-Role play (peserta berperan sebagai waria, disabilitas, dll)
-studi kasus interseksionalitas dalam kehidupan sehari-hari
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Langkah - Langkah Sesi
Kegiatan Awal
<span data-metadata="">Langkah-langkah
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">1. Sesi Tanya Jawab Singkat (Pemantik Diskusi):
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Fasilitator mengajukan pertanyaan sederhana seperti:
- Menanyakan apakah peserta sudah pernah mendengar kata “GEDSI”
- Menanyakan apa itu GEDSI
Kegiatan Inti
<span data-metadata="">Langkah-langkah
<span data-metadata="">2. Implementasi dan pengaplikasian:
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Fasilitator memberi implementasi seperti:
- Menjelaskan pentingnya GEDSI dalam implementasi kehidupan sehari-hari
- Memberikan contoh pentingnya praktik GEDSI dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Penutup
<span data-metadata="">Langkah-langkah
<span data-metadata="">3. Penutup:
<span data-metadata=""><span data-metadata=""><span data-buffer="">Fasilitator menutup kegiatan dengan :
- interseksionalitas